mengenal sistem pelumasan pengertian, fungsi dan cara kerja

Sistem Pelumasan – Mengetahui cara kerja sebuah sistem pelumasan sangat penting, agar nantinya kamu bisa merawat dan mengetahui berbagai masalah yang akan terjadi pada mesin. Sistem pelumasan merupakan sebuah sistem yang menjadi wadah pasokan minyak pelumas keseluruh bagian mesin yang bekerja.

BACA JUGA: 8 tanda mobil perlu spooring dan balancing dan biaya sporing dan balancing

Hampir semua mesin empat roda perlu diminyaki atau dilumasi menggunakan sistem semi tekanan. Pasokan utama oli pada sistem ini terdapat pada dasar ruang engkol. Terlepas dari itu, oli akan dikirim melalui pompa roda gigi pada tekanan 1 bar dan diekstraksi oleh sebuah filter.

Bagi kamu yang masih kebingungan mengenai sistem pelumasan. Tenang saja, pasalnya kami akan memberikan penjelasan lengkap. Ikuti pembahasan ini sampai habis ya!

Pengertian Sistem Pelumasan

Sistem pelumasan adalah sebuah sistem yang diperuntukan untuk membantu kelancaran serta kesehatan dari pengoperasian bagian-bagian mesin yang berputar seperti roda gigi, bantalan, cetakan, rantai, spindel, kabel, pompa, dan rel.

BACA JUGA: Cara memperbaiki aki basah dan alat yang perlu di siapkan

Mengapa Pada Mesin Membutuhkan Sistem Pelumasan?

Setelah kamu mengetahui pengertian dari sistem pelumasan, kamu perlu mengetahui alasan penting mengenai hal ini. Sistem pelumasan memiliki peran yang sangat penting pada mesin. Tanpa adanya oli, mesin mengalami panas yang berlebihan dan cenderung mesin akan mati dengan cepat. Dengan adanya sistem pelumasan kamu tidak perlu cemas dengan masalah ini, jika kamu merawat dan melakukan cek dengan benar. Maka, nantinya umur dari sebuah mesin cenderung akan panjang.

Komponen Sistem Pelumasan

BACA JUGA: Air Radiator Meluap? Bisa Jadi Ini Penyebabnya, Cek Sekarang!!!

Tak cukup rasanya jika mengetahui tentang pengertian saja, kamu juga harus mengetahui komponen yang digunakan pada sistem pelumasan seperti berikut:

  • Bak minyak, fungsinya sebagai tempat penyimpanan oli pada mesin, yang nantinya bak minyak akan membawa seluruh oli ke dalam sebuah mesin. Biasanya kita sering menemukan tempat oli pada bagian bawah bak mesin.
  • Filter Oli, sesuai dengan namanya filter oli berguna untuk memfilter atau menyaring berbagai jenis kotoran dan debu sebelum terbawa oleh oli.
  • Pompa minyak, komponen ini sangat berguna karena sebagai alat yang mensirkulasikan pelumasi oli pada semua bagian mesin yang bergerak.
  • Oil Galleries, kita sering menyebutkan dengan galeri minyak komponen ini memiliki fungsi utama yaitu menghubungkan semua saluran agar dapat memasok oli pada bagian mesin paling jauh.
  • Cooler Atau Pendingin oli, kita sering mendengar komponen ini bukan? Tentunya kita harus tahu bahwa pendingin oli berfungsi sebagai komponen yang mendinginkan oli dari mesin yang sangat panas. Selain itu, pendingin oli juga memindahkan panas yang dikeluarkan oli pada pendingin mesin.
  • Lampu tekanan oli, sudahkah kamu mengetahui komponen ini? Lampu tekanan oli memiliki fungsi utama yaitu memberikan kita gambaran dari sebuah tekanan oli pada mesin. Biasanya, jika kita mengalami peringatan tersebut maka oli di mobil kita mengalami penurunan drastis.

Fungsi Sistem Pelumasan

Setelah kamu mengetahui fungsi dari berbagai komponen, selanjutnya apa fungsi sistem pelumasan? Sebelum masuk pada cara kerja sistem pelumasan alangkah baiknya kamu mengetahui fungsinya terlebih dahulu, fungsi utama sistem pelumasan adalah mendistribusikan oli kepada bagian mesin yang bergerak, nantinya agar mengurangi dari gesekan antara sebuah permukaan satu dengan lainnya. Selain itu, sistem pelumasan juga dapat mengurangi pendinginan, pembersihan, serta dapat menjadi pelindung pada bagian mesin yang bergerak.

Cara Kerja Sistem Pelumasan

Terakhir, kita akan memberikan gambaran mengenai cara kerja sistem pelumasan, pada tahap awal pompa oli bertugas sebagai alat penghisap oli dari tempat oli atau pan oli serta dari saringan kar yang berada di bak oli. Selanjutnya, setelah pompa oli menghisap seluruh oli maka oli tersebut akan ditekan melalui sebuah sistem untuk mengatur tekanan dan melalui filter, tahap terakhir yaitu oli akan merupasi beberapa bagian mesin dan nantinya akan balik lagi pada bak.

Tinggalkan komentar